Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Rekomendasi Website yang Memudahkan Penggunanya Mengecek Plagiarisme

Bagi dosen atau bidang terkait, penting untuk mengetahui beberapa website yang bisa digunakan untuk melakukan pengecekan plagiarisme untuk mengurangi kecurangan mahasiswa. Sebab tidak jarang pada pembuatan makalah atau tugas kuliah mereka mengkopi paste langsung dari website tanpa memparafrasekan.

Daftar Website yang Bisa Digunakan untuk Mengecek Plagiarisme

Berkat kecanggihan teknologi, saat ini Anda lebih mudah untuk melakukan pengecekan plagiarisme dengan bantuan sebuah website yang bisa diakses secara gratis. Namun beberapa diantaranya mengharuskan memiliki akun berbayar agar dapat menggunakan seluruh fitur di dalamnya. berikut ulasannya:

1. Plagiarisme Cheker Small SEO Tools

source: smallseotools.com

Website satu ini tergolong platform populer di kalangan khalayak luas, salah satu keunggulannya yaitu Anda bisa menggunakannya tanpa perlu memiliki akun berbayar terlebih dahulu. di samping itu fitur-fiturnya tergolong sangat lengkah dengan tujuan untuk memfasilitasi user saat melakukan pengecekan.

Menarinya lagi website ini bukan hanya bisa digunakan untuk melakukan pengecekan plagiasi saja melainkan juga SEO Checker, PDF convert to World, reverse image search, word counter, dan masih banyak lainnya. Bagi para blogger, bisa menyematkan Plagiarisme Cheker Small SEO Tools di wordpress.

2. Writecheck

source: sur.ly

Selain dapat digunakan untuk melakukan pengecekan plagiasi secara instan, Writecheck sendiri juga bisa difungsikan untuk mendapatkan umpan balik mengenai ejaan, tata bahasa, dan penggunaan kata dalam suatu konten. Apabila masih bingung, di dalamnya sudah disertakan panduan yang dikemas secara ringkas.

Daya tarik yang disematkan oleh developer dalam platform ini salah satunya yaitu Anda bisa melakukan pengecekan secara manual untuk menambah tingkat kevalidannya. Hanya saja guna mengakses fitur ini pengguna harus melakukan pembayaran sebesar $7.95 setiap konten.

3. Unicheck

source: wikimedia.org

Dibekali berbagai fitur untuk memudahkan saat mengecek plagiasi, Unicheck menjadi salah satu website yang sering dirujuk oleh para penulis, peneliti, dan juga editor. Sampai saat ini telah tercatat setidaknya sudah ada lebih dari 1 juta pengguna di seluruh dunia dengan 124 juta file sudah dicek.

Tingkat kevalidannya terbilang cukup tinggi karena dapat mengakses setidaknya 40 milyar halaman web, data base edukasi dan file dari perpustakaan institusional. Keunggulan lainnya yaitu Unicheck bisa dipasang secara embed ke dalam sistem e-learning untuk membantu kegiatan belajar mengajar saat ini.

4. PlagScan

source: ytimg.com

Pemberitahuan pengecekan yang disajikan dalam website ini bisa berbentuk sesuai kebutuhan dari penggunanya. Misalnya saja jika ingin membentuk file PDF atau langsung mencetaknya, Anda bisa bekerja sama dengan orang lain melalui sebuah laporan di web browser dengan mudah.

Sebenarnya target pengguna dari PlagScan sendiri merupakan orang-orang dalam ranah akademis, namun tidak ada salahnya memfungsikannya untuk pengecekan konten website sebelum dipublikasi. Sebab jika terbukti terdapat plagiasi akan menurunkan kualitasnya bahkan tertolak secara otomatis oleh sistem.

5. DupliChecker

source: blogspot.com

Desain dari website satu ini terbilang sangat sederhana yang memungkinkan Anda langsung melakukan cek plagiasi. Perlu diketahui batas maksimal kata yang diizinkan dalam satu kali pengoperasian yaitu 1000 kata. Jika ingin lebih dari itu maka silahkan melakukan pengecekan secara berkala.

Hasil yang diberikan pada website satu ini yaitu berupa prosentase kemiripan dengan sumber. Sedangkan jika ternyata bebas plagiasi, maka sistem akan memuncukan laporan berupa No pLagiarisme Detected. Dengan menggunakan platform ini user juga bisa melakukan kegiatan lain seperti keyword position checker, domain authority, dan sebagainya.

6. Copyscape

source: komputermedia.com

Bgai pengguna Copyscape, disediakan kemudahan untuk melakukan pengecekan yaitu hanya dengan melampirkan link website summer saja. Jika nantinya terdeteksi ada plagiasi maka pada tulisan di sumber tujuan terdapat blok berwarna merah sebagai penanda.

Agar bisa mendapatkan akses lebih luas untuk berbagai fitur di dalamnya, sangat disarankan menggunakan versi premium. Selain untuk mengecek plagiat, Anda juga bisa memfungsikannya pada beberapa kegiatan penting seperti free plagiarism banner, premium API, serta Free comparison tools.

Demikian penjelasan mengenai rekomendasi website yang memudahkan penggunanya mengecek plagiarisme. User bisa memilih sesuai dengan kebutuhan serta tingkat penggunaan,jika ingin lebih hemat bisa mengaplikasikan platform gratisnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik