Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Tips Foto Produk Menggunakan HP Agar Terlihat Menarik

Sebenarnya foto produk tidak harus menggunakan kamera mahal melainkan mengaplikasikan ponsel bermodalkan skill dan pengetahuan dasarnya. dengan demikian para pengusaha kecil tidak perlu khawatir mengenai modal karena tidak perlu membeli kamera profesional beserta perlengkapannya.

Tips Foto Produk Menggunakan HP Agar Terlihat Menarik

Foto produk sendiri tidak boleh dilakukan sembarangan karena akan menentukan kualitasnya serta pengaruhnya terhadap target audience. Hasil gambar yang bagus memberikan pengaruh besar untuk membangun awareness serta ketertarikan. Berikut ini akan diulas beberapa diantaranya:

1. Kenali Fitur-fitur Manual di Kamera HP

source: kompas.com

Meski di ponsel selalu ada fitur otomatis, namun tidak ada salahnya memahami format kamera manual karena bagi para fotografer profesional lebih mendukung untuk menghasilkan foto bagus. Anda bisa mengatur mulai dari pencahayaan, memberikan efek secara langsung, menambahkan efek bokeh, dan kapasitasnya.

Agar gambar Anda terlihat berkualitas, maka silahkan mengatur fitur-fitur di dalam setting kamera manual mulai dari ISO, white balance, dan penggunaan resolusi tertinggi. Perlu diperhatikan bahwa setiap HP memiliki kecenderungan tersendiri oleh sebab itu Anda harus memahaminya terlebih dahulu terutama jika memotret dengan kondisi minim atau kelebihan cahaya.

2. Tentukan Tema Foto

source: sindonews.net

Meski terlihat sederhana, namun menentukan tema foto tidak boleh sembarangan. Anda harus menyesuaikan dengan jenis produk baik berupa snack, baju, atau peralatan elektronik. Sebelum melakukan pemotretan pastikan Anda telah menentukan tema untuk memudahkan proses lebih lanjut.

Tidak berhenti sampai disitu, setelah menentukan tema cobalah mengkaji ulang apakah konsepnya sudah sesuai dengan jenis produk. Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan properti sesuai kebutuhan. jika foto dilakukan pada tempat minim cahaya maka silahkan menambahkan pencahayaan.

3. Pilih Background Sesuai Konsep

source: kompas.com

Agar terfokus pada produk, pastikan untuk memilih background polos berwarna netral seperti putih atau hitam. Kelebihannya adalah dapat menunjukkan detail dari sebuah produk misalnya pada sepatu, perhiasan, handbag, serta mobil mainan. Guna menghemat pengeluaran bisa memanfaatkan kertas HVS atau kain.

Hal penting lainnya yang perlu Anda perhatikan yakni berkaitan dengan pencahayaan. Sebaiknya sebelum melakukan pemotretan cobalah memperhatikan apakah di sekitar objek berbayang atau tidak. Meskipun nantinya bisa dilakukan tahap editing namun alangkah lebih baiknya meminimalisirnya terlebih dahulu.

4. Gunakan Model untuk Produk Pakai

source: shopee.co.id

Jika produk dengan ukuran kecil menggunakan background foto berwarna netral dan cenderung polos, maka untuk pakaian sebaiknya gunakan model dan aplikasikan beberapa ornamen pendukung. Tidak jarang para fotografer memilih background pemandangan alam atau jika di dalam ruangan memanfaatkan gorden serta kain polos.

Agar dapat terlihat detailnya, maka sebaiknya gunakan model yang langsung menggunakan produk yang Anda jual. Sebab awareness dari khalayak akan lebih mudah tumbuh karena detailnya bisa terlihat. Selain itu umumnya calon pembeli dapat memperkirakan tampilannya nanti ketika menggunakannya.

5. Ambil Foto dari Beberapa Angel

source: kuyou.id

Tujuan dari penerapan teknik satu ini adalah untuk menonjolkan detailnya apalagi jika mempostingnya di media sosial. Pastikan mengupload foto asli dan bukan mengambil tanpa izin dari seller lain. sebab resikonya akan menurunkan tingkat kepercayaan khalayak terhadap toko Anda.

Tambahkan Juga watermark pada hasil foto produk Anda untuk menghindari penggunaan tanpa izin. Meskipun bisa dihapus, namun hasilnya kurang begitu bagus bahkan menimbulkan noise. Pastikan memposisikannya di bagian tempat penting misalnya dekat dengan produk.

6. Hindari Menerapkan Fitur Zoom

source: blogspot.com

Perlu diperhatikan, fitur zoom pada HP tidak seperti di kamera profesional. Sistemnya layaknya cropping dengan memotong wilayah sekelilingnya. Meski terlihat lebih jelas dan besar, namun sangat rawan aan noise. Cobalah untuk memperhatikan hasilnya, umumnya akan nampak bintik-bintik di sekelilingnya.

Solusinya jika produk terlalu kecil maka dekatkan kamera ke objeknya, namun apabila terbatas di jenis kamera misalnya tidak terlalu bisa fokus jika terlalu dekat maka lakukan pengeditan untuk hasil akhirnya. Salah satu caranya yakni dengan memotong area di sekitarnya.

Demikian penjelasan mengenai tips foto untuk produk agar terlihat lebih menarik serta bisa mempengaruhi psikologis calon pembeli. Sebenarnya tidak perlu menggunakan perlengkapan mahal, hanya saja perlu skil serta teknik khusus.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik