Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Canggih! Namun Berbahaya, Produk Teknologi Ini Bagai Dua Mata Pisau

Sampai saat ini teknologi terus dikembangkan dengan tujuan memenuhi kebutuhan umat manusia dalam segala bidang kehidupan termasuk pertahanan atau lainnya. Hanya saja meskipun ditujukan untuk memudahkan, namun tetap menimbulkan dampak negatif karena beberapa alasan kuat.

Produk Teknologi Canggih yang Berbahaya

Teknologi diciptakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Namun siapa sangka jika beberapa diantaranya mampu menimbulkan dampak negatif. Oleh karenanya sangat perlu berhati-hati dan selalu waspada. Berikut ini penjelasannya yang perlu Anda ketahui:

1. Alat Bunuh Diri Tanpa Rasa Sakit

source: pikiran-rakyat.com

Baru-baru ini diperkenalkan sebuah alat bunuh diri minim rasa sakit yang menghebohkan khalayak luas. Bagaimana tidak, kasus bunuh diri sendiri di beberapa negara sudah semakin besar dan meningkat dari tahun ketahun. Hanya saja orang yang ingin menggunakan alat ini harus melewati tes secara online yang menunjukkan bahwa tindakannya tidak dilakukan karena paksaan.

Alat bunuh diri bernama Sarco merupakan mesin berbentuk kapsul yang diciptakan oleh Dokter Philip Nitschke. Mesin hanya bisa diakses menggunakan kode yang diberikan, saat pengguna menekan tombol bunuh diri maka akan keluar nitrogen cair kemudian mereka pingsan. Setelah satu menit disebut-sebut kematian datang.

2. Senjata Biologis

source: kompasiana.com

Disebut-sebut sebagai senjata yang sangat mengerikan, produk teknologi satu ini dapat bekerja dengan menginfeksi musuh yang dituju kemudian membuat objek mengalami penderitaan mengerikan. Pembuatanya berawal dari penyalahgunaan virus atau patogen yang dimodifikasi untuk mendapat khasiat tertentu.

Cara kerjanya bisa dibilang menakutkan sebab virus yang telah dimodifikasi bisa saja dapat menular dan mematikan objeknya secara mudah. Bahkan persebarannya bisa hanya melalui sentuhan baik dari manusia ke individu lainnya maupun dari hewan beralur menular ke manusia.

3. Penjara Virtual

source: hariansinggalang.co.id

Hadirnya penara virtual diharapkan dapat mengurangi bahan baku pembuatan sel sehingga tidak menghabiskan dana begitu besar. Cara kerjanya matik beratkan pada kondisi psikologi, sebab dengan menggunakan alat ini narapidana akan merasakan satu hari normal seperti seratus tahun berada di penjara.

Setiap narapidana nantinya akan diberikan alat khusu dengan efek yang telah dijelaskan sebelumnya. Dengan begitu meski waktu hukuman hanya sebentar, namun mereka akan mendapatkan sensasi lebih dari satu hari dipenjara. Akibatnya para pelaku tindak kejahatan bisa saja mengalami gangguan kesehatan mental bahkan gila.

4. Drone Perang

source: kompasiana.com

Setiap negara ingin mempertahankan kekuasaan dan wilayah teritorialnya dengan berbagai cara salah satunya yakni memperkuat persenjataan. Setelah peluncuran senjata yang mampu meluncurkan tembakan dari kejauhan, baru-baru ini muncul sebuah drone perang yang dirakit khusu.

Drone satu ini disematkan sebuah program yang membuatnya mampu melakukan serangan atau tindakan sesuai dengan perintah. Menggunakan teknologi seperti ini tentunya akan lebih menguntungkan sebab dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa terutama para tentara andalan.

5. Senjata Berukuran Nano

source: ww2facts.net

Senjata perang satu ini sistem kerjanya hampri sama dengan drone yang menggunakan kendali jarak jauh. Terkait ukurannya cenderung lebih kecil,yang membuatnya bisa mencapai titik-titik paling sulit dijangkau namun sangat strategis. Meski berukuran kecil, namun akibat dari serangannya tidak bisa diragukan.

Produk yang diciptakan oleh salah satu produsen senjata asal Jepang dapat melumpuhkan musuh dalam jumlah besar dengan waktu singkat. Disebut senjata berukuran anor karena memang dimensinya kecil, bahkan lebih kecil dari ukuran telapak tangan orang dewasa.

6. Teknologi Replikasi Diri

source: antaranews.com

Terkait teknologi tersebut sudah cukup sering disinggung dalam animas-animasi atau film. Sebenarnya teknologi replikasi diri sudah dirancang sejak 1948 silam oleh John Von Neumann. Berkat dukungan alat-alat yang canggih, sudah tercipta robot dengan format demikian.

Teknologi replikasi diri sederhananya memiliki sistem kerja layaknya kloning, misalnya saja sebuah robot dapat membuat individu lain dengan sendirinya atau menanggapi dan menirukan emosi manusia. Meski terlihat begitu mengagumkan, namun jika terjadi kerusakan sistem dapat membuat masalah.

Demikian penjelasan terkait produk teknologi canggih yang berbahaya. Canggihnya teknologi, sebenarnya membawa dampak positif dan negatif tergantung dari penerapanya. Sampai sekarang alat-alat tersebut terus dikembangkan sesuai tujuan pembuatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik