Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Tahapan Pengembangan Game yang Perlu Anda Ketahui Jika Ingin Terjun Pada Bidang Ini

Tentu Anda pernah bertnya-tanya terkait bagaimana cara untuk mrengembangkan game dengan berbagai genre serta tampilan layaknya nyata. Selain kemampuan, hal lain yang diperlukan adalah perangkat mumpuni serta dana yang mencukupi untuk menunjang keberlangsungan prosesnya.

Tahapan Pengembangan Game

Saat ini game menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak dicari oleh berbagai kalangan terutama anak-anak hingga dewasa. Meski terlihat sekedar permainan, namun sebenarnya di dalamnya ada beragam manfaat. Berikut ini akan dijelaskan tahapan pengebangannya:

1. Tahap Riset dan Penyusunan Konsep Dasar

source: blogspot.com

Sebelum memulai pengembangannya, tentu hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan riset untuk mendapatkan konsep paling sesuai. Tahapan satu ini juga bermanfaat agar dapat mengetahui mulai dari peluang, risiko, serta perkiraan dana yang akan dibutuhkan nantinya.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam tahapan ini yakni mulai dari ide dasar, tema, objek, target audience, teknologi, platform, dan batasan-batasan yang telah ditentukan. Perlu diperhatikan, tanpa adanya riset sebelumnya bisa saja akan membuat pengembangan game lebih sulit dari perkiraan.

2. Perumusan Gameplay

source: nawalakarsa.id

Fokus utama dalam tahapan ini adalah lebih terfokus pada seluruh karakter yang akan dimasukkan dalam game nantinya. Gameplay sendiri merupakan aturan, pola, atau mekanisme yang akan mengatur bagaimana nantinya game akan beroperasi untuk membuat pengguna mendapatkan pengalaman bermain sesuai ekspektasi.

Penyusunan gameplay akan menentukan bagaimana kesan yang akan didapatkan para pemain saat menggunakan game. Bagian ini juga tidak boleh dipandang sebelah mata karena berkaitan dengan tingkat kepuasan. Apabila terlalu membosankan umumnya user akan melakukan uninstal atau meninggalkan platform tersebut.

3. Penyusunan Aset dan Level Design

source: blogspot.com

Ada beberapa hal yang perlu dimasukkan dalam tahap satu ini yakni mulai dari penyusunan berbagai aset misalnya saja tokoh, level, tema, dan sebagainya. Anda juga perlu menentukan tokoh-tokoh serta bentuknya sekaligus. Pastikan untuk memilih dengan desain menarik serta tidak membuat orang cepat bosan.

Saat melakukan proses desain latar tempat, silahkan mengelompokkan berdasarkan leve serta tingkat kesulitan yang akan dihadapi para pemain. Tujuan utamanya untuk memberikan kesan menarik pada game, Anda bisa melakukan tahapan pengonsepan secara menyeluruh.  

4. Test Play (Prototyping)

source: ytimg.com

Setelah menjalankan tahapan di atas, bagian penting lain yang tidak boleh dilewatkan adalah melakukan test play yang bertujuan untuk mengetahui jika adanya kesalahan. Pemeriksaan ini terbilang cukup penting guna meminimalisir kesalahan setelah platform resmi dirilis.

Pada tes play penting untuk melakukan pengujian secara keseluruhan mulai dari per satu level maupun secara konsep keseluruhan beserta konsepnya. Dengan begitu jika masih terdapat kekurangan maka proses perbaikan bisa dilakukan secara tepat sasaran.

5. Development dan Alpha/ Close Beta Test

source: amazonaws.com

Pada tahapan ini seluruh konsep yang disusun sebelumnya mulai dikembangkan secara menyeluruh. Proses paling penting adalah penggabungan seluruh elemen untuk menjadi satu kesatuan yang salig melengkapi. Setel proses ini berlanjut pada tahapan untuk melakukan close beta test.

Close beta test sendiri memiliki fokus utama pada untuk mengetahui apakah seluruh komponen utama dari game telah memberikan pengalaman pengguna layaknya yang diharapkan. Manfaat lainnya yakni untuk mendeteksi jika terjadi sebuah masalah teknis misalnya saja pengoperasiannya sedikit tersendat.  

6. Perilisan

source: kompas.com

Setelah pemeriksaan secara keseluruhan, hal yang perlu dilakukan adalah melakukan perilisan. Meski nantinya telah dirilis, namun umumnya developer akan tetap melakukan pembaharuan untuk memberikan pengalaman bermain pada ara user lebih maksimal misalnya saja dengan menambahkan fitur terkini.

Setelah perilian bukan berarti tahap pengembangan telah berakhir, Anda bisa mengoptimalkan seluruh komponen yang ada di dalamnya. Jika perlu dapat pula menambahkan level dengan tampilan grafis lebih segar. Sebelum itu pastikan untuk selalu memperkirakan pendanaan serta estimasi keuntungan apabila mengizinkannya digunakan oleh publik.

Demikian penjelasan mengenai tahapan pengembangan game yang sangat penting diketahui terutama untuk para developer pemula. Jika dilihat secara keseluruhan tahapan-tahapan pembuatan game sendiri terbilang sulit dan perlu kemampuan serta perlengkapan mumpuni.                                                                                                                                                                                                                                                   

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik