Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Mengenalkan Ruang Digital pada Anak sejak dini, Apakah Ada Dampak Buruknya?

Ruang digital yang saat ini sering digunakan oleh setiap masyarakat. Bahkan sebagian menjadikannya sebagai sarana melakukan segala macam kegiatan memunculkan pertanyaan dampak buruk memperkenalkannya pada anak sejak dini. Jika menanyakan ada atau tidaknya dampaknya tersebut tentu saja justru cenderung lebih berdampak pada mereka.

Enam Dampak Buruk Mengenalkan Ruang Digital pada Anak Sejak Dini

Meskipun mempunyai dampak buruk, namun di tengah zaman modern seperti sekarang sepertinya tidak mungkin jika tak mengenalkan ruang digital pada anak-anak. Mengingat saat pandemi pun mereka sudah terbiasa menggunakannya untuk sekolah online, tetapi tidak ada baiknya juga mengetahui dampak buruknya agar orangtua bisa membatasi penggunaannya. Berikut poinnya.

1. Munculnya Ketergantungan pada Kemudahan saat Menggunakannya

Source : garuda.industry.co.id
Source : garuda.industry.co.id

Pada dasarnya mengenalkan ruang digital pada anak-anak sama saja mengenalkannya dengan penggunaan gadget. Hal tersebut tentunya ada dampak buruk di samping dampak-dampak baiknya, salah satunya munculnya ketergantungan akan kemudahan ketika menggunakannya. Akhirnya mereka sulit  jauh dari penggunaannya.

Ruang digital sendiri segala sesuatu dilakukan menggunakan gadget termasuk semua aplikasi yang ada di dalamnya. Sedangkan dengan mengenalkannya pada anak-anak sama aja memperkenalkannya pada penggunaan aplikasi di dalamnya juga. Aplikasi tersebut sendiri mempunyai kelebihan memudahkan semua penggunanya termasuk mereka.

2. Anak-anak akan Meninggalkan Ruang Nondigital secara Perlahan

Source : republika.co.id
Source : republika.co.id

Dahulu sebelum adanya kemajuan teknologi dengan munculnya berbagai gadget modern, anak-anak akan berinteraksi serta berkomunikasi secara baik. Namun saat ini karena gawai semakin berkembang, mereka lebih memilih bermain di dalam rumah memainkan gadgetnya, hal tersebut menjadi dampak buruk kedua mengenalkan ruang digital.

Oleh sebab itu sebaiknya jika ingin mengenalkannya, cobalah untuk tetap menerapkan batasan sehingga mereka tidak terlalu ketergantungan. Selain itu mereka diharapkan bisa terus aktif di dalam ruang nondigital agar proses komunikasinya berjalan lancar, juga kenalkan pada buku agar mau membaca disamping kegiatannya dengan gadgetnya.

3. Tidak Hanya Menggunakannya untuk Belajar saja

Source : promediateknologi.com
Source : promediateknologi.com

Dampak selanjutnya tentu saja dengan alasan menggunakannya sebagai belajar, ternyata anak-anak juga memakainya untuk kegiatan lainnya. Seperti ngegame hingga melihat media sosial yang tentunya banyak sekali nilai kurangnya jika dilihat oleh anak-anak di bawah umur. Oleh sebab itu mengenalkan boleh tetapi sebaiknya batasi.

Dimana hanya boleh menggunakannya saat belajar atau sekolah online saja. Dengan begitu mereka tidak memanfaatkannya untuk kegiatan selain itu. Mengingat sebagai orangtua tak akan sempat mengamatinya 24 jam, oleh sebab itu guna mengurangi adanya penggunaan di luar belajar juga sekolah sebaiknya batasi saja penggunaannya.

4. Kemungkinan Besar Meniru banyak Hal Buruk di Media Sosial

Source : inews.co.id
Source : inews.co.id

Seperti sudah disinggung sebelumnya, dengan mengenalkannya pada ruang digital tentu sama saja mengenalkan juga penggunaan media sosial. Padahal dunia maya adalah tempat dimana sangat rentan dan tidak disarankan bagi anak-anak melihatnya, hal tersebut karena anak-anak cenderung mempunyai keinginan menirukan yang dilihatnya.

Hal tersebut pada akhirnya memunculkan kemungkinan anak-anak akan menirukan banyak hal-hal buruk dari dalam media sosial ketika sedang menggunakan ruang digital. Oleh sebab itulah sebaiknya jika sedang menggunakannya untuk belajar diawasi dan dibatasi agar tidak ada pelanggaran melihat hal lain selain pelajarannya juga sekolah onlinenya.

5. Menurunnya Rasa Kepedulian terhadap Sekitarnya

Source : merdeka.com
Source : merdeka.com

Jangankan anak-anak, orang dewasa saja jika sudah memegang gadget atau berkutat dengan ruang digital tidak akan rela melepaskannya begitu saja. Pada akhirnya menurunkan rasa kepeduliannya pada sekitar karena hanya terfokus pada penggunaan ruang digital tersebut. Padahal ada banyak hal yang bisa diperhatikan di sekitarnya.

Menumbuhkan rasa kepedulian tersebut tidak akan bisa disandingkan menggunakan penerapan pengenalan ruang digital pada anak-anak. Selain tidak komunikatif, pada akhirnya rasa kepeduliannya pada sekitar juga akan menurun bahkan tidak ada. Oleh sebab  itu jangan biasanya mereka yang masih anak-anak ketergantungan padanya.

6. Tidak Bisa Berkomunikasi dengan Baik pada Orang di Sekitarnya

Source : borneonews.co.id
Source : borneonews.co.id

Dampak buruk terakhir sebenarnya tidak berbeda dengan poin sebelumnya, dimana nantinya mereka tidak akan berkomunikasi dengan baik pada orang sekitarnya. Hal tersebut karena mereka cenderung sudah melekat menggunakan ruang digital sehingga kurang komunikatif.

Kesimpulannya, mengenalkan ruang digital pada anak-anak tidak dilarang hanya saja dibatasi penggunaannya. Jika tidak dampak di atas akan terjadi pada anak-anak Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik