Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Memesan Makanan Lewat Aplikasi, Apakah ada Kekurangannya? Mengingat Sangat Memudahkan Masyarakat

Di zaman serba modern seperti sekarang ini banyak sekali kegiatan yang semakin dimudahkan, salah satunya bagaimana masyarakat bisa memesan makanan hanya dengan duduk tenang di rumah. Tetapi melihat kemudahannya tersebut justru menimbulkan pertanyaan apakah ada kekurangannya? Seberapa sempurnanya, teknologi akan tetap memiliki minus.

Enam Kekurangan Memesan Makanan Melalui Aplikasi

Saat ini sudah banyak sekali aplikasi yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan keinginannya, salah satunya memesan makanan tanpa harus repot keluar rumah. Setidaknya sudah ada lebih dari 3 perusahaan berjalan di pemesanan online tersebut, sehingga lebih memudahkan penggunanya memilih mana aplikasi terbaik versinya. Namun sebenarnya apa kekurangannya? Berikut beberapa penjelasannya.

1. Hanya Bisa Diakses Menggunakan Jaringan Internet

Source : beritasatu.com
Source : beritasatu.com

Berbeda dengan game, aplikasi memesan makanan secara online sesuai dengan namanya tentu saja akan membutuhkan akses internet. Ketika Anda tidak mempunyainya tentu saja tak akan bisa memasangnya, oleh sebab itulah hal tersebut menjadi kekurangan pertama saat mengandalkannya dalam membeli makan secara online. Memang sangat memudahkan tetapi jika ada jaringan internet.

Lalu terkadang juga sering terjadi, dimana ketika berada di tempat makan yang dipesan sesuai aplikasi berada di tengah kota. Setelah masuk proses pengantaran ternyata pihak driver menggunakan provider tidak terjangkau sinyalnya di daerah tepat konsumennya, tentu saja miscommunication atau kesalahpahaman komunikasi kemungkinan lebih besar terjadi.

2. Terkadang Harga Makanan di Aplikasi lebih mahal dengan Aslinya

Source : suara.com
Source : suara.com

Mudah dan nyaman, dua hal yang memang dikenal mahal ketika Anda menginginkannya. Tidak ubahnya dengan memesan makanan menggunakan aplikasi, dimana harga di dalam menu aplikasinya akan dibanderol lebih mahal daripada aslinya. Hal tersebut sudah menjadi peristiwa wajar di dunia ojek online, namun nyatanya masih saja masyarakat menggunakannya.

Hal tersebut membuktikan bahwa semahal apapun makanannya jika memang masyarakat merasa dimudahkan tetap akan memesannya melalui aplikasi. Terkadang situasi yang mengharuskan mereka pada akhirnya menggunakan jasa pemesanan makanan, misalnya tidak ada kendaraan di rumah, hingga keadaan sedang sakit seperti saat pandemi Covid-19 dahulu.

3. Terjadi Kemungkinan Tidak Tepatnya Lokasi Antar sesuai Peta

Source : suara.com
Source : suara.com

Hal ini juga banyak terjadi ketika memesan makanan melalui online, dimana titik antaranya tidak sesuai dengan maps atau peta yang ada di aplikasi. Akibatnya terjadi kesalahan pengantaran hingga waktu pengantarannya cukup lama mencari titik pas pengantarannya. Bahkan seringkali terjadi antara konsumen dan driver sampai beradu mulut karena masing-masing emosi.

Dimana konsumennya sudah merasa benar menjelaskan titik pengantarannya, tetapi driver belum juga memahaminya. Terkadang kelemahan sinyal juga menjadi pemicunya, oleh sebab itulah mengapa kebutuhan internet juga dibutuhkan disini. Ketika terjadi sedikit saja error semua informasi seperti hilang, bahkan konsumen terkadang tidak bisa melacak posisi drivernya.

4. Rentan Terjadi Miss Communication antara Pelanggan dan Driver

Source : sindonews.net
Source : sindonews.net

Kekurangan pada poin ini berkaitan dengan poin sebelumnya, dimana antara konsumen dan driver rentan sekali mengalami kesalahan komunikasi. Oleh sebab itulah masuk sebagai kekurangannya memesan makanan dari online, tidak ada yang bisa disalahkan mengingat penggunaan internet memang sangat rentang sekali. Teknologi sebenarnya lemah namun kuat karena penggunanya banyak.

Begitu juga dengan aplikasi-aplikasi yang beredar saat ini, keberadaannya lemah karena memang hanya bertumpu pada jaringan internet. Ketika pengguna tidak memilikinya, otomatis aplikasinya tersebut tak akan bisa digunakan sebagaimana mestinya. Dengan menggunakan pemesanan makanan online tersebut pada akhirnya akan menimbulkan hal serupa mengingat kekuatan sinyal tidak bisa diprediksi.

5. Belum Menjangkau semua Wilayah di Indonesia

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Dari semua aplikasi ojek online di Indonesia memang belum semuanya menjangkau wilayah Indonesia. Beberapa wilayah terutama pelosok, tidak akan mungkin mampu dijangkau jika di wilayahnya belum terdapat ojol. Begitu juga ketika akan memesan makanan tidak akan bisa terkecuali warung tujuan memang menyediakan layanan pesan antar non aplikasi.

6. Tidak Semua Driver tahu Daerah dari Titik Antar Pelanggannya

Source : bisnis.com
Source : bisnis.com

Melansir dari poin ketiga, kekurangan keenam menjadi alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Tentunya karena tidak semua driver tahu daerah dari titik antar pelanggannya. Oleh sebab itu terkadang terjadi kesalahan dalam pengantaran, baik alamat rumah atau bahkan kantor. Hal tersebut terjadi karena memang tak semua driver mengetahui tempat titik antar konsumen pemesan.

Menggunakan layanan pesan antar secara online atau offline, sebenarnya intinya adalah dimana letak titik antar sehingga tidak terjadi hal menyebalkan. Selain itu kelancaran jaringan menjadi penentu lainnya juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik