Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Mengancam tetapi Tidak dianggap Kejam : Kemajuan Teknologi pada Sistem Keamanan Lembaga Keuangan

Melihat drama Korea terbaru Money Heist : Join Economic Area yang baru-baru dirilis, bagaimana perampokan gedung percetakan uang terbesar sepanjang abad terjadi memperlihatkan betapa kemajuan teknologi sebenarnya mengancam. Meskipun hanya cerita fiksi belaka namun kemungkinan tersebut tinggi bisa saja terjadi. Terbukti saat ini sudah banyak laporan terkait cyber crimes semakin merajalela.

Ancaman Kemajuan Teknologi Terhadap Sistem Keamanan Lembaga Keuangan di Dunia

Indonesia memang belum menerapkan sistem paling canggih di setiap lembaga keuangan, namun ancaman kemajuan teknologi sudah terlihat sekarang. Dimana adanya kasus social engineering hingga terjadinya banyak penipuan membobol rekening nasabah dengan cara terbaiknya. Hal tersebut tentunya membuktikan bahwa saat ini saja ancamannya sudah mulai mendominasi, lalu apa saja ancaman-ancaman lainnya? Berikut beberapa diantaranya.

1. Pembobolan Paksa Menggunakan Teknologi Canggih tanpa Diketahui

Source : twitter.com
Source : twitter.com

Jika Anda sudah melihat drama Money Heist tentunya tahu bagaimana mereka melakukan perampokan terbesar, dengan meretas segala keamanan yang dibuat lembaga keuangan. Secara sengaja sebenarnya film-film sejenis sudah diciptakan dan menjadi salah satu ancaman terkait kemajuan teknologi yang semakina canggih.

Ancaman pertama adalah pembobolan paksa menggunakan teknologi canggih tanpa diketahui oleh pihak berwajib. Hal ini sering sekali terlihat dalam beberapa adegan sebuah film dan drama. Ada benarnya juga, karena pada akhirnya hal tersebut justru menjadi ancaman dari adanya perkembangan kemajuan yang semakin mendominasi dunia.

2. Setiap Data Penting Nasabah dan Pihak Keuangan Terancam Mudah dibobol

Source : sindonews.net
Source : sindonews.net

Ancaman kedua tentunya terkait dengan cyber crimes yang saat ini memang sangat mengancam pengguna dunia maya khususnya media sosial. Sudah banyak korban yang dirugikan akibat kasus kejahatan tersebut. Hal tersebut tentunya menjadi ancaman-ancaman lainnya pada sistem keamanan lembaga keuangan di seluruh dunia.

Dengan semakin maraknya kejahatan siber otomatis akan semakin meninggikan terancamnya data-data penting nasabah da lembaga dibobol untuk mendapatkan keuntungan darinya. Tidak jarang bahkan pelaku berhasil membobol atm nasabah menggunakan sistem teknologi, oleh sebab itulah hal ini juga menjadi perhatian penting yang masuk ke dalam ancaman global teknologi.

3. Cyber Crimes Mendominasi Sistem Keuangan Dunia termasuk Indonesia

Source : medium.com
Source : medium.com

Sudah bisa terlihat dengan banyaknya korban penipuan dengan bermacam-macam modus melalui media sosial menghasilkan ancaman kedua, dimana sekarang saja cyber crimes terlihat mendominasi keuangan dunia. Bersyukurnya Indonesia mungkin masih ringan mengalami modus-modus yang saat ini sedang terjadi berbeda dengan negara-negara maju kemungkinan ancamannya lebih mengerikan.

Ancaman ini semakin terlihat jelas ketika metaverse saat ini sudah mulai dikembangkan bahkan digunakan oleh beberapa masyarakat. Sudah banyak ahli menilai bahwa adanya metaverse tersebut justru akan membuka lebar pelaku cyber crimes semakin merajalela. Hal tersebutlah yang pada akhirnya membuatnya mendominasi sistem lembaga keuangan di dunia.

4. Semakin Banyak Penjahat Siber tetapi Pihak Berwajibnya Kekurangan SDM

Source : mediaindonesia.com
Source : mediaindonesia.com

Menjadi seorang teknisi informatika adalah hal yang sulit dilakukan. Oleh sebab itulah ancaman selanjutnya dimana semakin banyak penjahat siber tetapi pihak berwajib sebagai SDM penanganan hingga melacak pelaku akan mengalami kekurangan SDM. Hal tersebutlah yang akhirnya menjadikan poin ini menjadi ancaman lainnya.

Ancaman tersebut bisa terjadi karena tidak semua orang bisa berkutat dengan teknologi, bahkan yang sudah pintar dan ahli sampai saat ini belum bisa menemukan keamanan terbaik agar menghalangi cyber crimes. Pelakunya bahkan lebih pandai dari pelacak dalam menggunakan teknologi canggih sehingga semakin banyak jumlah pelakunya akan membuat pelacak kewalahan.

5. Kemajuan Teknologi semakin Menguasai Sistem Keuangan Dunia

Source : goodnewsfromindonesia.id
Source : goodnewsfromindonesia.id

Sistem keuangan dunia saat ini menggunakan pemanfaatan teknologi canggih sehingga sulit untuk membobolnya. Namun jangan senang dulu, karena dengan penerapan tersebut justru akan lebih membuka lebar kesempatan para penjahat siber melancarkan aksinya. Oleh sebab itu ancaman kelima tentunya kemajuan teknologi yang pada akhirnya akan menguasai sistem keuangan dunia.

6. Menimbulkan Banyak Pro dan Kontra

Source : antaranews.com
Source : antaranews.com

Ancaman terakhir kemajuan teknologi terhadap sistem keuangan dunia adalah akan menimbulkan banyak pro dan kotra. Mengingat saat ini sudah banyak sekali korban yang mengalami kerugian, sehingga masyarakat lainnya mungkin menentang tetapi juga ada beberapa dari mereka mendukungnya.

Sejak pertamanya teknologi menunjukkan kemajuannya, sudah terlihat jelas bagaimana berjalan pada akhirnya. Benar saja karena di balik kemudahannya ada banyak kekurangan hingga membuat masyarakat merasa was-was terkait penerapannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik