Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kekurangan Menonton Film Menggunakan Layanan Streaming yang Sangat Diandalkan

Saat ini melihat film memang lebih dipermudah karena sudah banyaknya layanan streaming menonton yang hanya membutuhkan koneksi internet. Sayangnya namanya juga teknologi dan berhubungan dengan internet pasti mempunyai kekurangan karena tidak bisa dipungkiri keduanya lemah jika dijadikan andalan bagi penggunanya, dimana jaringannya sendiri belum bisa diandalkan.

Beberapa Kekurangan Menonton Film Menggunakan Layanan Streaming

Tenang saja meskipun mempunyai kekurangan tetapi Anda tetap bisa menggunakannya secara baik dan benar, hanya saja tidak menutup kemungkinan mengalami gangguan ketika melihatnya. Berbeda dengan melihatnya di bioskop atau seperti zaman dahulu menggunakan DVD player. Berikut akan dijelaskan secara detail beberapa kekurangannya.

1. Harus selalu Terkoneksikan dengan Jaringan Internet yang Kencang

Source : promediateknologi.com
Source : promediateknologi.com

Kekurangan pertama adalah dimana ketika Anda menggunakannya harus dikoneksikan dengan jaringan internet super cepat. Hal tersebut karena memang ketika streaming, membutuhkan koneksi internet sehingga saat memutarnya bisa secara lancar mengingat film tersebut memang tersedia di dalam platform-platform penyedia streaming film.

Jika terjadi kehilangan jaringan atau error sedikit saja tentunya akan mengganggu saat menonton film, terkadang harus mengulang dari awal lagi padahal sudah sampai di pertengahan filmnya. Hal-hal seperti inilah yang membuat harus terkoneksikan dengan jaringan kencang menjadi kekurangan. Selain itu tidak bisa dilihat dimana saja dan kapan saja.

2. Disarankan Harus Menggunakan Koneksi Jaringan Wifi di Rumah

Source : inet.detik.com
Source : inet.detik.com

Nonton film streaming pastinya akan dilakukan di rumah, namun tidak menutup kemungkinan mereka menontonnya di kantor atau tempat lainnya. Poin pentingnya adalah dimana pun melihatnya disarankan harus menggunakan koneksi jaringan wifi karena memang kembali lagi poin pertama dimana membutuhkan selalu jaringan internet super kencang.

Oleh sebab itulah kekurangannya memang disarankan harus menggunakan wifi, bisa hanya dengan memanfaatkan kuota provider namun Anda akan kehilangan banyak Megabyte mengingat streaming film ini besar kapasitasnya. Jika hanya mengandalkan kuota internet tentunya tidak bisa menggunakan setiap hari dan jatuhnya akan lebih mahal daripada langganan wifi.

3. Platform Memutar Film Membutuhkan Maintenance atau Perawatan Aplikasi

Source : finance.detik.com
Source : finance.detik.com

Maintenance akan selalu dibutuhkan oleh setiap aplikasi, termasuk mereka yang melayani streaming film. Lalu mengapa hal tersebut menjadi kekurangan? Mengingat tahapan tersebut dilakukan agar aplikasi mempunyai performa lebih baik. Memang benar, namun ternyata usahanya membuktikan bahwa sebenarnya keberadaannya lemah jika digunakan.

Tidak bisa dipungkiri karena sudah sempat disinggung juga, memang teknologi tidak akan bisa mengelak tentang kelemahannya termasuk beberapa aplikasi. Canggih dan memudahkan masyarakat dalam melihat film bukan menjadi syarat sebuah hal dianggap sempurna. Performa serta jaminan tak terjadi error atau kerusakan juga syarat lainnya.

4. Tidak Bisa Ditonton Dimana dan Kapan Saja Tergantung Seberapa Cepat Koneksinya

Source : celebrities.id
Source : celebrities.id

Tentunya kekurangan terakhir dimana tidak bisa menontonnya dimana dan kapan saja, mengingat membutuhkan kecepatan koneksi terbaik sehingga wifi di sebuah kafe belum tentu bisa digunakan. Begitu juga dengan sinyal dari sebuah provider dimana nantinya di titik-titik tertentu akan mengalami kelemahan dan tidak akan bisa memutar film dengan sempurna.

Oleh sebab itulah juga poin ini menjadi kekurangan yang amat sangat nyata terjadi, mengingat Indonesia belum seperti negara-negara maju lainnya dimana masyarakat sudah disediakan koneksi wifi dimana saja. Penggunaan itu masih terbatas di Indonesia meskipun ada wifi-wifi corner tetapi sama saja, lebih baik berlangganan dan menontonnya di rumah.

5. Film Terbaru Tidak disediakan dalam Satu Platform tetapi Menyebar

Source : theasianparent.com
Source : theasianparent.com

Sama seperti drama Korea, saat ini film-film baru pun tidak disediakan dalam satu platform. Dimana hal tersebut memang menjadi metode bisnis sehingga masyarakat diharuskan berlangganan lebih dari satu platform. Sedangkan satu platformnya saja minimal 50 ribu per bulannya. Sedangkan saat ini sudah banyak tersedia platform banyak sekali.

Pada akhirnya masyarakat hanya bisa melihat koleksi film di satu platform saja, berbeda lagi dengan mereka yang memang mempunyai uang lebih. Poin ini khusus bagi masyarakat menengah ke bawah dan menjadikan menonton film bukan prioritas sehingga masih ada kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi.

6. Harus Menggunakan Media Menonton yang Support

Source : suarasurabaya.net
Source : suarasurabaya.net

Tidak semua gadget bisa digunakan untuk melihat film secara streaming. Pertama, karena memang masih ada masyarakat yang memakai gadget hanya sesuai manfaatnya saja. Kedua, tentunya untuk televisi harus minima smart TV jika belum membeli alat seharga 500 ribuan. Keterbatasan inilah menjadi kekurangannya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah masih tetap setia melihat film streaming melalui platform yang ada sekarang? Gunakan sesuai kebutuhannya saja tidak perlu berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik