Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Jangan Resah Jika Kamu Hidup di pelosok, Karena Ada Cara Jitu Atasi Jaringan Internet Lelet

Internet kini menjadi salah satu kebutuhan utama sebagai sarana beraktivitas. Kegunaan jaringan telekomunikasi antar desa sendiri untuk memberikan informasi terbaru agar bisa memajukan kehidupan. Namun, masyarakat pedesaan terkadang masih terkendala jaringan online ini.

Pandemi global virus corona menjadikan semua aktivitas menggunakan jaringan internet. Tidak terkecuali, para guru yang berada di pedesaan pun juga dituntut melakukan pembelajaran melalui kelas daring. Hal tersebut dilakukan karena hanya itu saja alternatif untuk media belajar.

Oleh karena itu, pastinya para pendidik dan siswa membutuhkan jaringan yang sangat kuat agar ketika melakukan pertemuan tatap muka melalui aplikasi Video Call bisa bisa lancar. Mungkin hal tersebut berlaku bagi di perkotaan, namun bagaimana dengan kehidupan desa?

KOMINFO sendiri menjelaskan bahwa setidaknya terdapat lebih dari 15 pelosok desa mengalami kesulitan dalam melakukan akses Internet. Kemudian mereka juga mengatakan bahwa untuk mencari jaringan online saja harus menempuh jarak 14 kilometer menuju dekat pusat kota.

Salah satu desa menurut kominfo bernama Giritontro. Kepala desanya juga mengatakan bahwa beliau sangat kesulitan mengakses internet, bahkan untuk mengumpulkan data ke pemerintah melalui jaringan online menjadi terkendala. Begitu pula dengan berbagai informasi dari luar.

Dengan banyaknya kasus tersebut maka KOMINFO (Kementerian Komunikasi dan Informasi) dan pemerintah mempunyai rencana akan meluncurkan satelit bernama Palapa Ring atau Tol Langit. Manfaat adanya alat itu, diharapkan mampu memberikan akses Internet ke seluruh pelosok Negeri.

Bilamana semakin luas jangkauan Internet, maka penduduk dari pelosok negeri tidak akan ketinggalan informasi perkembangan negara. Mereka akan mempunyai banyak sekali ilmu pengetahuan, bisa jadi dengan adanya askes online, menjadikan masyarakatnya semakin maju.

Seperti ulasan ubiqu.id, bahwa manfaat lain dari masuknya akses internet ke pelosok desa adalah sebagai sarana untuk mentransparankan setiap kegiatan. Misalnya saja melakukan update setiap dana yang dikeluarkan.

Akan tetapi bila Anda berada di pelosok yang masih terjangkau sinyal internet, namun lemot, maka bisa menggunakan beberapa cara yang timesindonesia sarankan. Menurut website tersebut, ada beberapa alat penguat sinyal yang mampu menjadikan akses jaringan lebih stabil.

Alat penguat sinyal ini merupakan sebuah peralatan elektronik dengan menggunakan sistem nirkabel dan wireless. Dimana fungsinya sendiri bisa menstabilkan jaringan Internet pada saat berada di sebuah daerah terpencil yang mengalami keburukan dalam memancarkan sinyal.

Peralatan tersebut mempunyai antena dengan kekuatan 12dB snal yang mana hp langsung terkoneksi. Lebih mudahnya terdapat holder untuk menjepit smartphone agar bisa langsung tersambung ke antenanya. Bahkan, total biaya hanya menghabiskan dana sebesar Rp. 200.000.

Kemudian situs harapanrakyat mempunyai cara jitu sendiri, pertama melakukan refresh kepada koneksinya. Dengan cara mengaktifkan terlebih dahulu mode pesawat, lalu nyalakan kembali koneksi internetnya pada HP.

Bilamana masih belum bisa berhasil, maka bisa melakukan perpindahan untuk mencari tempat tertinggi. Pasalnya jaringan pada seluler akan lebih kuat jika dengan dengan alat yang memancarkan sinyal. Oleh karena itu carilah lokasi strategis di desa tersebut.

Di laman tersebut juga menjelaskan bahwa cara agar sinyal menjadi stabil adalah dengan menguncinya. Setiap Smartphone memang mempunyai settingan sendiri-sendiri untuk melakukan langkah tersebut.

Penguncian sinyal ini terdapat beberapa opsi yaitu  2G, 3G, dan 4G. Dengan cara tersebut, maka mampu menstabilkan jaringan saat berada di sebuah pelosok desa. Pilihlah satu mode saja sesuai dengan kebutuhan melakukan online.

Kemudian jauhkanlah ponsel Anda dari berbagai barang elektronik, sebab sinyal akan terhalang oleh benturan radiasi. Namun jika masih terkendala masalah semacam itu, maka lakukan restart terlebih dahulu supaya ponsel bisa normal kembali.

Lalu cara jitu selanjutnya adalah dengan memanfaatkan kekuatan sinyal dari Wifi. Walaupun di desa terkadang belum ada kabel telephone yang masuk, Anda bisa memanfaatkan sistem tembak yang siarahkan dari beberapa penyedia layanan lainnya.

Demikian tadi beberapa ulasan tentang cara jitu mengatasi sinyal saat berada di pelosok desa, mungkin beberapa cara di atas kurang bekerja pada tempat yang betul-betul pelosok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik