Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Fenomena Mobil Listrik yang Sedang Diincar, Apakah Maksimal digunakan di Indonesia?

Meskipun harganya cenderung mahal, tetapi ternyata dunia sedang berusaha menerapkan penggunaan mobil listrik melihat banyak produsen otomotif berusaha mengikuti trend menciptakannya. Namun apakah hal tersebut maksimal jika diterapkan di Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut selanjutnya akan dibahas melalui beberapa poin agar lebih jelas serta detail.

Beberapa Poin Terkait Pembahasan Mobil Listrik diterapkan di Indonesia apakah bisa Maksimal

Saat ini masyarakat Indonesia sudah ada beberapa yang menggunakan mobil listrik, namun jika maksimal atau tidak digunakan di Indonesia tentu saja maksimal. Hal tersebut karena PLN sendiri sudah memberikan contoh mobil listrik dan menyediakan tempat pengecasan secara gratis. Oleh sebab itu jika diterapkan di Indonesia sepertinya bisa semaksimal di luar negeri. Hanya saja masih ada koreksi, dan berikut poin-poin pembahasannya.

1. Belum Semua Masyarakat Bisa Membeli Mobil Listrik

Source : viva.co.id
Source : viva.co.id

Jika menanyakan apakah maksimal ketika menerapkannya di Indonesia? Tentu saja maksimal saat semua masyarakat bisa membelinya, namun kenyataannya memang belum semuanya bisa membeli mobil listrik. Hal tersebut karena memang harganya termasuk tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan mobil berbahan bakar biasa harganya hampir sama dan bisa mendapatkan tipe tinggi dengan berbagai merek.

Oleh sebab itulah bisa maksimal tetapi belum semuanya dapat membelinya sehingga jika diterapkan di Indonesia tentu saja saat ini sepertinya masih belum bisa terlaksana. Bahkan pasca pandemi covid-19 saja banyak masyarakat dibuat bingung dengan kekurangan pendapatan, sehingga memikirkan membeli mobil listrik tidak akan menjadi prioritas semua orang.

2. Indonesia harus Memproduksi Mobil Listrik Berharga Merakyat

Source : oto.detik.com
Source : oto.detik.com

Melihat penjelasan pada poin di atas, tentunya sebaiknya Indonesia segera memprodukasi mobil listrik berharga merakyat. Mungkin dengan begitu setiap masyarakatnya bisa mempunyai, meskipun mobil bukan menjadi kebutuhan utama bahkan mungkin hanya sebagai pelengkap dan tidak harus dipenuhi. Oleh sebab itulah penerapannya masih kurang bisa meluas di negara ini.

Bahkan di luar negeri pun yang menjadi trendsetter-nya masih belum bisa menerapkan penggunaan mobil listrik secara menyeluruh. Namun jiak Indonesia memproduksi mobil listrik berharga lebih merakyat mungkin bisa merubah pikiran masyarakatnya mengganti mobilnya dengan mobil-mobil listrik agar bisa menyelamatkan bumi dari polusi.

3. Menjadi Solusi Kota-kota Besar Mengurangi Polusi Udara

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Dengan adanya mobil-mobil listrik tentunya dijadikan sebagai solusi kota besar mengurangi polusi udara. Saat ini bumi memang sedang tidak baik-baik saja karena sudah tercemar polusi, terlebih kota-kota besar seperti Jakarta polusinya mungkin sudah membuat sesak masyarakatnya. Oleh sebab itu dengan adanya mobil listrik diharapkan bisa mengurangi polusi udara yang sudah mendominasi bumi.

Sebab dari polusi sendiri salah satunya memang dari pembuangan asap kendaraan di kota-kota besar salah satunya mobil. Tidak heran jika saat ini negara di dunia juga sedang ramai-ramai menerapkan mobil listrik karena untuk melindungi bumi dari tercemarnya polusi udara lebih mendominasi. Namun sayangnya belum semua masyarakat bisa menggunakan dan bahkan membelinya.

4. Belum bisa Diterapkan secara Menyeluruh di Indonesia

Source : moladin.com
Source : moladin.com

Seperti sudah disinggung sebelumnya, bahwa Indonesia belum bisa menerapkan secara menyeluruh penggunaan mobil listrik ini. Hal tersebut tentu saja karena kekurangan fasilitas hingga belum bisanya setiap masyarakat membelinya. Bahkan di negara lain juga masih belum mampu menerapkannya mengingat harga belinya mahal serta butuh peralatan juga keberadaa shelter pengisian listrik untuk bahan bakarnya. Begitu juga di Indonesia, diharapkan segera bisa diterapkan.

5. Tidak Semua Masyarakat Tertarik dengan Mobil Listrik

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Permasalahan selanjutnya dalam menerapkan mobil listrik ini adalah dimana belum semua masyarakat tertarik dengan mobil-mobil listrik. Hal tersebut karena mereka sudah berpikiran bahwa tenaganya kurang dibanding mobil berbahan bakar bensin. Selain itu sulitnya dalam mengisi ulang listrik karena dibutuhkan tegangan cukup tinggi. Tentunya tarif listriknya bisa sangat tinggi.

6. Beberapa Merek Produsen Otomotif Terkemuka di Indonesia sudah Menyediakannya

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Meskipun di Indonesia masih belum bisa semua masyarakat menyukainya, tetapi sudah beberapa merek produsen otomotif terkemuka di Indonesia sudah menyediakan serian mobil listrik. Salah satunya Nissan, yang sudah sejak lama memperkenalkan mobil listriknya. Fitur interiornya pun cukup canggih mengingat tenaganya hanya dari listrik.

Bagaimana generasi milenial? Lebih memilih menggunakan mobil listrik atau berbahan bakar bensin seperti biasa? Semua akan dikembalikan pada selera masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik