Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Apakah Benar Adanya Media Sosial Mendekatkan yang Jauh tetapi Menjauhkan yang Dekat?

Seperti yang banyak pengguna media sosial ketahui bahwa lingkup jangkauan media sosial sendiri sangat luas. Mulai dari Instagram, Facebook, Instagram, Tikto, Twitter, hingga berbagai macam aplikasi chatting termasuk WhatsApp juga masuk ke dalam medsos. Nah apakah benar istilah media sosial mendekatkan yang jauh tetapi menjauhkan yang dekat ? Yuk dibahas !

Menjawab Istilah Media Sosial Mendekatkan yang Jauh tetapi Menjauhkan yang Dekat

Pada dasarnya jika ingin jawaban apakah benar istilah tersebut bisa melihat pada diri sendiri, apakah yang Anda lakukan ketika menggunakan media sosial seperti itu? Hal tersebut karena sebenarnya semua jawabannya ada di masing-masing penggunanya. Untuk sedikit membantu akan tetap dibahas melalui poin-poin berikut ini.

1. Dilihat dari Tujuan Ketika Menggunakan Media Sosial Setiap Waktu

Source : tigermobiles.com
Source : tigermobiles.com

Pengguna media sosial sendiri saat ini tidak sedikit bisa dibilang seluruh masyarakat dunia memanfaatkannya untuk berkomunikasi satu arah secara virtual. Sayangnya tidak semua dari mereka menggunakannya sebagaimana seharusnya. Hal-hal tersebutlah yang pada akhirnya membuat istilah diatas menjadi kenyataan bahkan bisa merusak.

Penggunaan media sosial tidak bijak memang berpotensi merusak sebuah hubungan, baik kerabat, teman, keluarga, hingga percintaan. Oleh sebab itulah jika menggunakannya sesuai tujuan awal misal untuk komunikasi istilah menjauhkan yang dekat tidak akan terjadi. Tak jarang juga tujuannya sebagai hiburan, potensi menjauhnya kedekatan mungkin terjadi.

2. Membatasi Penggunaanya agar Bisa Mempunyai Quality Time

Source : marketinginsidergroup.com
Source : marketinginsidergroup.com

Istilah tersebut ada karena biasanya seseorang yang sudah menggunakan media sosial akan lupa waktu bahkan orang-orang di sekitarnya. Hal tersebut sudah masuk ke dalam kecanduan medsos, oleh sebab itulah menjadikan seseorang jauh dari keluarga karena hanya mementingkan waktunya bersama dengan HPnya setiap detik.

Dengan membatasi penggunaannya tentu tidak akan menjauhkan Anda dari orang-orang terdekat, terutama ketika sedang quality time diharapkan untuk meletakkan HP. Sayangnya saat ini justru banyak masyarakat yang seringkali memakai ponselnya meskipun sedang kumpul bersama teman-teman, keluarga sehingga berkurangnya qtime tersebut.

3. Menggunakan Media Sosial dengan Sangat Bijak sesuai Kebutuhan

Source : medium.com
Source : medium.com

Adanya banyak media sosial yang saat ini beredar di pasaran digital, tentunya membuat masyarakat mengkategorikan penggunaannya. Ada yang memang mencari uang dari sana sebut saja para content creator, vlogger dan blogger sehingga memang waktunya habis memanfaatkannya. Hal yang wajar karena masuk kedalam penggunaan bermanfaat.

Hal tersebut tentunya sudah bisa dikatakan menggunakan media sosial dengan sangat bijak sesuai kebutuhan, oleh sebab itu tidak akan terjadi istilah di atas. Kemajuan teknologi melalui medsos saat ini memang memudahkan masyarakat dalam beraktivitas terutama menghasilkan rupiah. Oleh sebab itu banyak yang aktif memanfaatkannya.

4. Tidak Berlebihan dalam Memanfaatkan dan Menggunakannya

Source : cuttingedgepr.com
Source : cuttingedgepr.com

Seseorang yang berlebihan dalam menggunakan media sosial tentu saja akan berdampak pada kecanduan, tidak ubahnya dengan para gamers. Ciri-ciri seorang mulai ketergantungan terhadap media sosial adalah dimana dirinya tidak bisa jauh atau sama sekali tidak mengaksesnya meskipun hanya satu jam.

Namun versi kecanduan sendiri juga mempunyai tingkatan, pada tingkat aman mereka sering mengaksesnya karena memang disanalah dirinya mendapatkan uang seperti sudah dijelaskan sebelumnya. Nah untuk yang sudah sangat berlebihan adalah dimana seseorang sulit meletakkan HP-nya hanya beberapa menit saja.

5. Memanfaatkannya untuk Komunikasi Jarak Jauh

Source : etactics.com
Source : etactics.com

Bagi pengguna aktif media sosial memanfaatkannya untuk komunikasi jarak jauh tentunya mendekatkan yang jauh. Contohnya saja pada mereka pelaku hubungan LDR (Long Distance Relationship) atau LDM (Long Distance Marriage). Mereka tentunya sangat membutuhkan alat tercanggih semacam medsos agar bisa melepas rindu.

Ketika memanfaatkannya untuk hal tersebut tentunya bisa memasukkan istilah mendekatkan yang jauh. Hal tersebut karena saat ini hanya dengan menggunakannya Anda tetap bisa bertemu meski secara virtual yaitu menggunakan panggilan video. Fitur tersebut dianggap sangat membantu mereka agar tetap merasa dekat satu sama lain.

Kesimpulannya, istilah media sosial mendekatkan yang jauh tetapi menjauhkan yang dekat adalah benar tetapi akan ditentukan oleh beberapa hal yaitu penjelasan poin di atas. Jika Anda menggunakan medsos sebagaimana mestinya tentu saja tidak akan mengalami hal-hal tersebut, semua akan kembali pada masing-masing penggunanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik