Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Hati-hati ! Beginilah Kekurangan Memanfaatkan Media Sosial dalam Bertransaksi Pembelian

Meskipun lebih banyak mempunyai kelebihan, tetapi pada dasarnya semua teknologi modern tetap mempunyai kekurangan salah satunya melakukan transaksi pembelian melalui media sosial. Mungkin memang benar sangat memudahkan bahkan cara pembayarannya mudah tetapi terkadang toko yang menawarkan adalah abal-abal.

Beberapa Kekurangan Memanfaatkan Media Sosial dalam Bertransaksi Pembelian

Tidak sedikit yang sudah terkena penipuan karena melakukan transaksi pembelian melalui media sosial dan dilanjutkan melalui aplikasi obrolan seperti Whatsapp. Namun pada dasarnya tak semua toko seperti itu, untuk lebih berhati-hati saja lebih baik menggunakan e-commerce dan berikut kekurangannya dengan penjelasan detail.

1. Kemungkinan Terjebak dalam Penipuan sangat Tinggi

Source : xendit.co
Source : xendit.co

Sudah sedikit disinggung, bahwa penipuan dengan memanfaatkan media sosial sudah banyak terjadi. Mereka memakai modus sebagai pedagang online biasa, lalu memberikan banyak gambaran macam produk di halaman media sosialnya selanjutnya calon pembeli bisa menghubunginya melalui admin di nomor Whatsapp tersedia.

Pertama menerima pesan Anda sebagai pembeli memang ramah, enak tidak seperti penipu. Puncaknya adalah saat sudah mengirim uang. Beberapa hari nomor akan diblokir tanpa konfirmasi pengiriman barang, hal ini sering terjadi di media sosial oleh sebab itu untuk menghindarinya lebih baik menggunakan e-commerce yang aman.

2. Sistem Pembayarannya Harus disesuaikan Dengan Rekening Penjual

Source : qiscus.com
Source : qiscus.com

Kekurangan lainnya adalah sistem pembayarannya harus disesuaikan dengan rekening penjual, namun tidak semua melakukan hal sama karena tergantung apakah mereka mempunyai website atau tidak. Bagi yang tidak mempunyai web biasanya akan menggunakan cara transfer, dan terkadang banknya beda dengan milik sendiri.

Hal ini menjadi kendala karena pembeli harus menambahkan admin sebesar 6.500 untuk transfer. Selain itu belum lagi terkadang jika kirim uang beda bank, mengalami kendala di tengah proses, permasalah tersebut sepele tetapi bisa mengakibatkan prosesnya terhambat serta mengecewakan diri sendiri sebagai konsumen.

3. Pilihan Barangnya Terbatas hanya Tersedia di Etalase Feed Akunnya

Source : maucash.id
Source : maucash.id

Kekurangan ketiga tentunya barang yang disediakan pada laman akun media sosialnya terbatas karena memang biasanya salah satu medsos sudah menyediakan sendiri khusus untuk bisnis. Namun tetap saja tidak bisa sebebas jika menggunakan e-commerce karena memang keberadaannya diciptakan sebagai laman berbelanja secara online.

Berbeda dengan media sosial yang awalnya diciptakan bukan untuk bisnis tetapi sharing moment, sehingga ketika mengeluarkan fitur baru bisnis belum bisa semaksimal dibandingkan e-commerce. Belum lagi permasalahan penipuan seperti pada poin pertama, hal tersebut menjadi bukti memang belum maksimal fiturnya.

4. Terkadang Membingungkan Pengguna Pemula di Media Sosial

Source : gstatic.com
Source : gstatic.com

Tidak sedikit pengguna baru media sosial merasa bingung ketika akan menggunakannya untuk bertransaksi pembelian. Hal ini karena akun-akun bisnis akan bercampur dengan konten lain sejenisnya sehingga membingungkan barang yang dicarinya, berbeda dengan e-commerce sudah dikategorikan sendiri mudah menemukannya.

Alasan ini menjadi sangat logis mengingat saat ini walaupun akun bisnis disendirikan, tetapi jika untuk pengguna baru terlihat sangat membingungkan. Terutama bagi mereka yang memang benar-benar baru bergabung dalam dunia media sosial karena memang tidak mudah membedakannya, fiturnya terlalu banyak. Namun Anda bisa menemukan menunya di deretan profil.

5. Proses Transaksinya akan Bergantung pada Website

Source : gstatic.com
Source : gstatic.com

Salah satu contoh media sosial yang saat ini dimanfaatkan untuk transaksi pembelian seperti online shop adalah instagram. Fitur barunya memang menyediakan tempat khusus bagi pebisnis sehingga konsumennya mudah dalam menemukan produk-produknya melalui medsos sesuai dengan pencariannya. Fiturnya ini masuk ke dalam menu sendiri.

Ketika membukanya pertama kali akan ada berbagai macam produk sehingga Anda bisa menentukan mana yang akan dibeli. Sayangnya semua proses pembelian bergantung pada website, sehingga saat setuju membelinya nanti konsumen akan diarahkan untuk masuk ke websitenya lalu melakukan pembayaran. Hal ini akan untuk mereka pembeli pemula.

6. Barang yang Direkomendasikan Terdiri dari Berbagai Jenis dan Toko

Source : bisnis-cdn.com
Source : bisnis-cdn.com

Kekurangannya terakhir adalah saat pengguna membuka menu bisnis, disana akan terdapat banyak jenis produk sehingga kurang spesifik. Hal itu selain membuat bingung, mereka juga akan merasa sulit menemukan barang yang dicari. Tokonya pun berbeda-beda, tidak bisa membelinya di satu tempat.

Dengan melihat kekurangan memanfaatkan media sosial untuk melakukan transaksi pembelian, membuat pengguna lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Jika menggunakan e-commerce akan lebih mudah serta terpercaya mengingat disana khusus untuk berbelanja.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik