Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Tadinya Berguna ternyata Hanya Tempat Drama, Eksistensi Media Sosial yang Melenceng Pemanfaatannya

Saat ini sedang ramai diperbincangkan terkait media sosial yang malah menjadi tempat drama antar penggunanya untuk mencari kepopulerannya. Hal tersebut pada akhirnya mencoreng eksistensi medsos dan melenceng dari pemanfaatannya di awal. Mengapa bisa terjadi? Pembahasan kali ini akan membahas eksistensi media sosial beralih ke drama antar pengguna.

Beberapa Alasan Eksistensi Media Sosial Disalahgunakan dalam Pemanfaatannya

Dengan adanya masalah yang menimpa beberapa konten kreator sedang ramai diperbincangkan, bisa disimpulkan bahwa saat ini ternyata media sosial sudah tidak digunakan sesuai manfaat awalnya. Dimana membagikan berbagai momen bahagia dan inspirasi agar membuat pengguna lebih inspiratif seperti tak lagi ada. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Berikut alasannya.

1. Banyak yang Lebih Mementingkan Popularitas daripada Teman Berkualitas

Source : waldenu.edu
Source : waldenu.edu

Saat ini di dalam media sosial banyak dari mereka yang cenderung mementingkan  popularitasnya daripada mempunyai teman berkualitas sehingga pada akhirnya beberapa dari pengguna menyalahgunakannya. Salah satunya menjadi media penyebar kebencian hingga melakukan drama terbaik guna mengambil perhatian dari pengguna lainnya.

Biasanya hal ini dilakukan oleh beberapa konten kreator agar popularitasnya semakin meningkat melalui  drama yang sedang dimainkannya. Hal ini seringkali memberikan dampak buruk pada pertemanan, karena memang mereka banyak dimanfaatkan untuk bahan membuat kontennya agar ketenarannya semakin meluas.

2. Media Sosial Menjadi Ajang Mencari Teman “hanya” dari Kalangan Content Creator

Source : ssl.com
Source : ssl.com

Selain poin peertama, penyalahgunaan media sosial yang kedua adalah dimana medsos menjadi ajang mencari teman tetapi hanya dari kalangan kumpulan content creator ternama. Hal tersebut sama saja membandingkan status sosial seseorang untuk mengumpulkan banyak teman. Hal ini tentu bukan tujuan dibentuknya media sosial di awal.

Justru dengan adanya media sosial, diharapkan di tengah kemajuan teknologi tetap bisa membangun komunikasi antar teman satu dan lainnya. Selain itu menjalin hubungan baru sehingga memperluas pertemanan dengan cara seadil-adilnya tanpa membedakan siapa dan apa kerjanya karena hal tersebut pada dasarnya tida butuhkan dalam media sosial.

3. Resiko Semakin Berkembangnya Media Sosial di Era Globalisasi

Source : reachout.com
Source : reachout.com

Terjadinya penyalahgunaan tersebut sebanarnya adalah karena resiko semakin berkembangnya media sosial di era globalisai. Dimana semua orang menumpahkan setiap kegiatannya ke dalam media sosial, termasuk beberapa kegiatan yang terlihat sangat sepele namun menimbulkan banyak kontroversi dan memperlihatkan kesalahan dalam memanfaatkannya.

Termasuk pansos atau panjat sosial, dimana seseroang melakukan tindakan mencolok agar menaikkan status sosialnya di media sosial. Hal ini sudah menjadi makanan sehari-hari jika Anda seing menjelajah di media sosial. Bahkan sekarang juga sedang terjadi permaslaahan diantara beberapa konten kretaor yang cukup memalukan karena permasalahan sederhana menjadi besar.

4. Semakin Banyak Orang yang Menggunakan Media Sosial di Dunia

Source : hubspot.com
Source : hubspot.com

Semakin banyak pengguna media sosial di dunia, tentunya akan banyak juga jenis-jenis konten yang bisa ditemukan didalamnya. Oleh sebab itulah tidak jarang beberapa diantarannya melakukan penyalahgunaan media sosial denga melakukan atau membuat konten tak selayaknya sehingga merugikan banyak pihak bersangkutan.

Hal ini seringkali terjadi terutama dalam menyediakan beberapa berita, ternyata informasi tersebut bohong atau bisa disebut sebagai hoax. Kejadian tersebut tentu saja bisa sangat merugikan banyak pihak mengingat berita yang dikabarkan tidak akan sesuai aslinya. Tidak tanggung-tanggung kadang kerugiannya berupa uang sampai jutaan rupaih.

5. Banyaknya Masyarkat yang Bergantung Padanya

Source : marketinginsidergroup.com
Source : marketinginsidergroup.com

Selain banyak pengguna, mereka semua juga seringkali benar-benar mengandalkan media sosial untuk dijadikan sumber berita, hingga digunakan sebagai mencari uang. Hal tersebut pada akhirnya mengakibatkan banyaknya kejadian salah dalam memanfaatkannya. karena pelakunya hanya memfokuskan pada tingginya likers dan banyaknya pengikut.

Media sosial sekarang ini mengemban banyak tugas, selain menjadi perantara penghibur penggunanya, medsos juga menjadi media pemberitaan non formal. Dimana masyarakat saat ini sangat bergantung informasi disana baik benar atau tidak, oleh sebab itulah pada akhirnya terjadi penyalahgunaan memanfaatkannya.

6. Kurangnya Ilmu Terkait Kegunaan Medias Sosial pada Awalnya

Source : cloudinary.com
Source : cloudinary.com

Pada dasarnya apa sih kegunaan media sosial? Jika melihat dari namanya, menurut logikan kegunaannya tentu saja sebagai pernatara masyarakat dalam bergabung di grup sosial virtual dengan memberikan media berupa foto dan video. Namun ternyata hal tersebut tidak diketahui oleh banyak orang sehingga kekurangan ilmu lalu salah dalam memanfaatkannya.

Melihat poin-poin di atas, bisa disimpulkan bahwa saat ini keberadaan media sosial dimanfaatkan untuk segala hal. Oleh sebab itulah usahakan Anda sebagai masyarakat cerdas memanfaatkannya secara baik dan adil, termasuk dengan sesama teman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik