Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Penyebab Paling Sering Mengapa Chipset Laptop Mudah Rusak, Anda Wajib Tahu

Chipset sendiri merupakan otak laptop yang memengaruhi sistem kinerja perangkat secara keseluruhan. Jika terjadi masalah maka bisa mengakibatkan beberapa hal buruk. Oleh sebab itu Anda perlu mengetahui apa saja penyebabnya agar dapat menghindari terjadinya kesalahan fatal di kemudian hari.

Alasan Mengapa Chipset Laptop Mudah Rusak

Salah satu komponen pada laptop yang mudah rusak adalah chipset disebabkan oleh beberapa faktor misalnya salah dalam perawatan atau perangkat sudah terlalu tua. Agar tidak terjadi masalah berat nantinya silahkan mengetahui alasan mengapa chipset menjadi lebih mudah rusak. Berikut penjelasannya:

1. Laptop Pernah Terjatuh

source: vtiga.com

Saat meletakkannya di ketinggian misalnya di meja tidak jarang para pengguna menjatuhkannya akibat tersenggol atau terlepas dari genggaman. Akibatnya ada banyak masalah yang bisa saja terjadi salah satunya adalah bagian chipsetnya rusak sehingga membuat sistemnya menjadi error dan tidak dapat berfungsi seperti semula.

Sebenarnya selain karena terjatuh, ada faktor lain yang menyebabkan chipset cepat rusak seperti halnya membawanya di dalam tas. Pastikan untuk tidak menyimpan laptop bersamaan dengan barang-barang lainnya terutama bersifat cair maupun benda pada yang cukup berat.

2. Laptop Jarang Dibersihkan

source: innetnews.com

Pembersihan laptop secara berkala memang sangat diperlukan karena bisa saja debu dan kotoran akan masuk kemudian menumpuk terutama di bagian processornya. Jika terus dibiarkan maka kemungkinan besar komponen-komponen lainnya juga bisa ikut rusak kemudian kondisi semakin memburuk.

Pembersihan perlu dilakukan secara teratur menggunakan perlengkapan khusu mulai dari sikat atau sejenisnya. Caranya sendiri sebenarnya cukup mudah, akan tetapi tetap perlu kehati-hatian dengan tujuan agar nantinya tidak sampai mengalami kerusakan pada bagian komponen karena tersenggol.

3. Umur Komponen Mulai Menua

source: eshack.net

Meski komponen laptop lama pada sebagian brand disebut-sebut memiliki kualitas yang cukup baik, namun ketika komponen sudah mulai menua umumnya bisa muncul berbagai masalah. Salah satu paling sering dialami adalah chipset rusak atau tidak responsif seperti sebelum-sebelumnya.

Agar tidak mengalami masalah lebih berat, sangat disarankan untuk melakukan perawatan dengan benar sesuai prosedur. Meski komponenya sudah lama digunakan, biasanya tetap dapat berfungsi dengan baik. Namun apabila terasa kurang nyaman, silahkan membawa ke service center untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

4. Kipas Laptop Tidak Berfungsi

source: blogspot.com

Laptop yang digunakan umumnya akan menimbulkan panas, ketika kipas tidak berfungsi maka dapat mengakibatkan beberapa masalah seperti halnya membuat chipset lebih mudah ruak. Sebab konsentrasinya jauh lebih tinggi akibat internal dalam posisi panas apalagi digunakan dalam jangka waktu lama.

Selama beroperasi, laptop membutuhkan kipas untuk membuat mesinnya tetap dalam keadaan dingin serta tidak sampai overheat. Jika telah menunjukkan ciri-ciri kerusakan, sebaiknya segera ganti dengan komponen baru agar tidak sampai membuat komponen lainnya utamanya chipset menjadi tidak berfungsi.

5. Komponen Mengalami Overheat

source: blogspot.com

Overheat atau panas berlebihan bisa saja terjadi akibat tidak berfungsinya kipas di dalam perangkat atau digunakan untuk kegiatan berat misalnya mengedit video atau melakukan proses render. Selain itu bermain game juga sering menjadi penyebab masalah tersebut, untuk itu ketika laptop terasa sudah tidak responsif maka segera istirahatkan.

Bagi Anda yang sering mengoperasikan program-program berat, pastikan untuk memilih laptop dengan processor mendukung. Lakukan survey terlebih dahulu atau minta saran dari pihak seller supaya mendapatkan perangkat yang mendukung baik untuk  bermain game, mengedit video, mendesain, maupun mensetting suatu program.

6. Laptop Tertekan Benda Berat

source: idntimes.com

Saat meletakkan laptop, biasakan untuk selalu memperhatikan tempat serta pastikan tidak menumpuknya dengan benda-benda berat seperti buku tebal atau laptop lainnya dalam jangka waktu lama. Sebab dapat mengakibatkan kerusakan pada chipset akibat tertekan, untuk itu silahkan lakukan perawatan dengan tepat dan secara teratur.

Demikian penjelasan terkait dengan penyebab paling sering mengapa chipset laptop mudah rusak. Dari pemaparan di atas, sebaiknya hindarkan dari berbagai gangguan. Pada dasarnya sebuah perangkat dapat bertahan lama jika dirawat dengan baik jika terasa ada yang salah segera bawa ke service center untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik