6 Ancaman Malware terhadap Website milik Blogger

Ancaman Malware
Ancaman Malware

Malware ada perangkat lunak yang sengaja diciptakan untuk merusak sebuah sistem komputer. Hampir mirip dengan virus namun ternyata keduanya berbeda, malware sendiri lebih menyeluruh dan metode penyebarannya melalui jaringan internet, email, pesan pribadi hingga halaman website. Oleh sebab itulah ancamannya sering menggentayangi pemilik blogger. Berikut pembahasan lengkap ancamannya.

Beberapa Ancaman Malware terhadap Website

Mungkin bagi setiap blogger atau bisa dibilang sebagai pemilik website sudah tahu tentang bahayanya sebuah malware. Namun hal tersebut tetap bisa dihindari meskipun sudah melakukan segala upaya penghindaran. Ancamannya sendiri mirip dengan virus yang menyerang komputer, tetapi malware lebih berbahaya dan berikut akan dijelaskan secara singkat apa saja ancaman malware tersebut.

1. Reputasi Website Dipertaruhkan

Source : idgesg.net
Source : idgesg.net

Tidak sedikit website yang dijalankan oleh blogger sudah mempunyai banyak pelanggan tetap, dari lalu lintas tinggi hingga mereka memasang iklan di dalamnya. Namun dengan adanya malware, sekali terkena reputasinya menjadi ancaman malware terbesar karena bisa berdampak pada pendapatan website tersebut juga kehilangan data penting.

Ketika seseorang yang sudah mempercayakan iklannya ke dalam website lalu ternyata situs tersebut terkena malware, tentunya mereka akan berpikir iklan tidak akan berjalan sesuai harapan. Itulah mengapa reputasinya akan segera dipertanyakan terutama traffic lalu lintas juga, notabene sebagai kunci sebuah website bisa sukses layaknya mengikuti di sosial media.

2. Pelanggan Tetap Merasa Terancam Datanya

Source : website-files.com
Source : website-files.com

Di dalam dunia internet, website sendiri hadir dalam berbagai macam jenis. Ada yang memang full menghadirkan informasi melalui artikel-artikel bermanfaat, website berbisnis sering disebut sebagai e-commerce, hingga website yang mengharuskan seorang pelanggan login terlebih dahulu untuk masuk dan menikmati kelebihannya.

Menurut Sitelock dilampirkan dari store.sirclo.com, 65% pelanggan tidak akan kembali lagi setelah sebuah website terkena malware. Hal tersebut karena dampak untuk mereka salah satunya kemungkinan kehilangan data pribadi. Sangat krusial namun itulah ancaman malware yang menyerang website sehingga harus sangat dihindari meskipun bisa diperbaiki.

3. Tampilan Situs Website yang Diubah oleh Pelaku

Source : digitaloceanspaces.com
Source : digitaloceanspaces.com

Salah satu serangan malware adalah kemampuannya merubah tampilan sebuah situs website dan hal itu mengancam kepercayaan pelanggan. Melansir dari store.sirclo.com, biasanya pelaku akan menambahkan gambar eksplisit atau teks ofensif ke beranda web yang berbeda dengan pembahasan website pada umumnya.

Hal tersebut tentunya akan mengikis kepercayaan konsumen terutama mereka pemasang iklan-iklan di dalamnya. Ancaman itu biasanya disebut dengan Defacement, dan tentunya sudah diketahui oleh banyak pemilik website. Mempunyai sebuah situs website memang tidak mudah, karena harus bisa mengatasi permasalah seperti malware.

4. Tereksposnya Data Pelanggan tanpa Diketahui

Source : ophtek.com
Source : ophtek.com

Selain data yang bisa dicuri, pelaku malware juga kemungkinan akan melakukan pengaksesan website Anda setelah mencuri akan mengekspos data pelanggan di dalamnya. Hal tersebut mereka lakukan tanpa diketahui pemilik website karena mendapatkan jalan akses bebas untuk masuk ke dalam sistem website dan melakukan segala hal.

Selain merubah tampilan website, mencuri data, lalu mereka akan mengekspos data pelanggan yang seharusnya menjadi kewajiban pemilik website menjaganya. Oleh sebab itulah ancaman malware ini sangat berbahaya bagi sebuah situs website. Menurunkan keyakinan dan kepercayaan konsumen akan berdampak pada penurunan lalu lintas situsnya tersebut.

5. Merusak SEO yang Dibangun dengan Baiknya

Source : indusface.com
Source : indusface.com

Dalam dunia website SEO adalah kata kunci penting untuk menghasilkan traffic situs meningkat sehingga kepercayaan pengunjung website meningkat karena reputasinya juga dipertaruhkan. Namun dengan adanya malware, kunci tersebut akan terancam dirusak. Cara kerja serangannya pengunjung web Anda akan diarahkan ke situs berbahaya lainnya.

Sebagai contoh, melansir dari store.sirclo.com ketika seseorang mengunduh lagu biasanya akan dialihkan ke situs lainnya. Serangan tersebut disebut sebagai redirect, dimana hal itu tentunya bisa merusak SEO situs web dengan memasukkan banyak backlink serta kata kunci tidak penting. Sedangkan SEO dibuat membutuhkan effort besar.

6. Kehilangan Pendapatan Website Berkala

Source : kinsta.com
Source : kinsta.com

Sama seperti content creator lainnya, blogger atau yang mempunyai web tersebut mendapatkan pendapatannya dari website. Sedangkan ketika situs webnya terkena malware tentunya tidak bisa menggunakannya, skenario terburuknya mereka akan kehilangan pendapatan karena kepercayaan konsumen terkikis.

Pada dasarnya virus dan malware berbeda, bisa dibilang ancaman malware lebih berbahaya dan merusak secara menyeluruh. Itulah mengapa banyak pengguna akan melindungi website dan lainnya terhadap serangan malware, sayangnya ancaman tersebut tak akan pernah hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *