Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Pemanfaatan Ruang Digital : Alasan Seseorang Selalu Ganti-ganti Hp saat Ada Tipe Terbaru

Pemasaran gadget saat ini memang sangat bervariasi. Setiap merek akan mengeluarkan bermacam-macam tipe sampai membuat masyarakat sebagai pengguna bingung memilihnya. Namun di saat banyak dari mereka merasa tidak harus memenuhi setiap ada tipe baru, beberapa diantaranya justru gonta-ganti HP setiap keluar tipe terbaru. Baik sesuai dengan merek favoritnya ataupun berganti mereknya juga. Apa alasan melakukannya? Yuk membahasnya bersama.

Beberapa Alasan Seseorang selalu Ganti HP setiap ada Tipe Terbaru

Membeli gadget memang sesuatu yang menyenangkan, terlebih salah satu incaran sejak lama. Namun di saat banyak dari mereka hanya menginginkan satu HP, ada juga mereka mengganti HPnya setiap ada tipe terbaru dari merek favoritnya. Hal tersebut tentu saja menimbulkan pertanyaan mengapa melakukannya? Mengingat jika dilihat dari kacamata ekonomi mungkin akan rugi. Berikut beberapa alasan dan penjelasannya sedikit.

1. Mudah Bosan dengan Penggunaan HP yang Sama selama Berbulan-bulan

Source : alodokter.com
Source : alodokter.com

Rasa bosan menjadi alasan pertama karena memang sebenarnya jika menuruti keinginan, penggunaan gadget terutama HP setengah tahun sudah bisa merasakan bosan. Dalam kurun waktu itu pula biasanya sudah banyak merek mengeluarkan banyak tipe-tipe terbarunya dengan spesifikasi masing-masing dan harganya variatif.

Hal tersebut pada akhirnya mendorong beberapa orang juga ingin mengganti HPnya lagi. Bosan ini seringkali menjadi alasan klise beberapa orang ketika memutuskan untuk selalu mengganti-ganti HPnya. Dimana terkadang tipe terbaru mempunyai spesifikasi yang tidak ada pada tipe sebelumnya sehingga membuat mereka bosan lalu menggantinya lagi.

2. Harus Update Dengan Tipe Terbaru Menjadi Prinsipnya Menggunakan Ruang Digital

Source : promediateknologi.com
Source : promediateknologi.com

Alasan kedua tentu saja sudah menjadi prinsipnya ketika menggunakan ruang digital. Hal tersebut juga didukung dengan perekonomiannya yang cenderung menengah ke atas sehingga mengeluarkan uang jutaan sampai belasan bahkan puluhan juta dianggap biasa saja karena memang prinsipnya ketika ada keluaran terbaru menjual tipe lama lalu menggantinya.

Tidak sedikit generasi milenial yang mempunyai prinsip tersebut. Alasannya bermacam-macam, terkadang karena memang kemungkinan bingung menghabiskan uangnya bagaimana. Oleh sebab itu menerapkan prinsip mengganti HP lama meskipun masuknya masih baru dengan keluaran tiper terbaru sehingga tetap mengikuti perkembangan zaman ruang digital.

3. Membutuhkan Perangkat yang Lebih Baik dari Sebelumnya dipakai

Source : idntimes.com
Source : idntimes.com

Tidak hanya mempunyai alasan memang sudah menjadi prinsipnya, tetapi seseorang yang sering gonta-ganti HP memang kebanyakan membutuhkan perangkat lebih baik. HP sebelumnya sedang dipakai, belum cukup bisa mumpuni menampung semua kebutuhannya, sedangkan tipe keluaran baru biasanya memberikan spesifikasi terbaru juga.

Oleh sebab itulah alasan ketiga mereka memang membutuhkan perangkat yang lebih baik dari sebelumnya sedang dipakai. Namun sayangnya poin ketiga ini tidak begitu spesifik karena beberapa tidak melakukannya setiap ada keluaran baru, mereka hanya melihat ketika butuh menggantinya.

4. RAM setiap Tipe Terbaru Lebih Besar daripada yang Dipakainya Sekarang

Source : idntimes.com
Source : idntimes.com

Biasanya setiap merek akan memberikan kelebihan lain ketika mengeluarkan tipe terbaru, salah satunya adalah besar RAM yang menjadi kunci kecepatan saat pengguna mengakses perangkat atau HP. Saat ini kebanyakan tipe menawarkan besar RAM terendah adalah 4GB, sedangkan 2GB sudah tidak dikeluarkan setiap mereknya.

Oleh sebab itu banyak pengguna yang berbondong-bondong ingin segera mengganti HPnya, bahkan setiap keluar tipe terbaru jika masuk ke dalam budget mereka akan membelinya. Namun ada beberapa tidak perlu memikirkan budget seperti sudah disinggung sebelumnya.

5. Seorang Kolektor yang Sering Memberikan Penilaian atau Review setiap Tipenya

Source : kaskus.id
Source : kaskus.id

Poin kelima adalah mereka memang seorang kolektor, dimana sering memberikan penilaian atau review HP-HP dengan keluaran tipe terbarunya. Harga berapapun mereka rela membelinya karena memang dibutuhkan untuk mengisi koleksi video reviewnya. Bahkan terkadang juga ada merek yang sengaja memberikan tipe terbarunya untuk direviewkan.

Oleh sebab itulah mereka harus mengganti-ganti HPnya karena memang keperluan konten sehingga bisa memberikan informasi pada pengguna setia masing-masing mereknya. Sedangkan HP yang mereka review sebagian digunakan secara pribadi, sehingga terlihat ganti-ganti padahal itu hanyalah pekerjaannya.

6. Digunakan sebagai Metodenya Berbisnis Lain daripada Lainnya

Source : cnnindonesia.com
Source : cnnindonesia.com

Alasan terakhir menggunakannya sebagai metode berbisnis, membeli HP baru lalu menawarkannya ke orang lain dengan harga lebih tinggi. Misalkan membeli dalam kondisi baru masih tersegel 1 juta di suplier termurah, nantinya mereka akan menjualnya kondisinya masih sama seharga 1,2-1,5 juta sesuai harga pasarannya.

Pemanfaatan ruang digital tersebut memang sedang trending saat ini. Oleh sebab itulah mendorong berbagai macam perusahaan produsen memproduksi terus menerus tipe-tipe terbarunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik